August 12, 2008

Aneka "Manfaat" Soft drink ...

Berikut beberapa "kegunaan" Soft Drink buat kita .... 

                            

1. Untuk membersihkan toilet :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet.
Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih.
Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .

2. Untuk membersihkan radiator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam radiator.
Panaskan mesin 15-30 menit.
Dinginkan mesin, setelah itu buang air radiator.
Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper / chrome mobil:
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola .

4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

5. Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat.

6. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent,  dan putar dengan putaran normal.
Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak.

For Ur Attention : 


PH rata-rata dari soft drink  =

Coca-Cola & Pepsi adalah 3.4
Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang !   
Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. 

Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat
keasaman makanan yang masuk.
Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan
organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.

                         

Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral).
Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti
pengawet dan pewarna.   

Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya? Akibatnya ???
Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi.
Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37,terkadang mendekati 0.
Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan.

Bahkan makanan tersebut difermentasi !! 
Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.

Beberapa Contoh :
Beberapa bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi :
Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak ??
Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen..   
Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas.

Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut !  Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan  setelah manusia mati...   

Bayangkan apa yang dilakukan minuman tersebut pada usus dan lapisan perut kita yang  halus !   Anak saya harus diangkat TOTAL usus besar-nya dan hanya bisa  diselamatkan sekitar 17 cm saja oleh Dokter Bedahnya akibat terlalu sering minum Soft Drink secara diam-diam disekolahnya.    Sayangnya penelitian ini dibuat setelah hal tersebut terjadi, semuanya sudah terlambat .

Semoga bisa jadi pelajaran buat kita semuanya yha ....  Sayangi anak / adik / keponakan / anak tetangga kek    khususnya yang masih usia sekolah dengan 'menegur' mereka kalau terlalu banyak minum sof drink.   

                            

August 09, 2008

Ladies !! WASPADALAH ... WASPADALAH ....

Tanda-Tanda Lelaki Ber-alibi

Kaum Adam makin pintar saja ‘main di belakang’.   Maksudnya, mereka makin pintar mencari celah dan alasan untuk menutupi perselingkuhan. Apalagi, terkadang kita tak sadar karena kebaikan Si Dia (yang meski tiba-tiba), kita langsung merasa senang, tersanjung dan terbuai. Alhasil, kita lupa buka mata, pasang telinga (alias tak menaruh curiga)... 

Padahal, bisa saja di balik kebaikannya itu tersimpan sebuah pengkhianatan. Ia sengaja menjadikan kebaikan itu sebagai alibi untuk menutupi ‘rasa berdosanya’ pada Anda. Wah, ini artinya kita perlu selalu waspada. Sebelum dibohongi, yuk cari tahu kebaikan apa saja sih yang bisa ia jadikan alibi.   

                              

1. Wangi sepanjang hari
Dulu, paling susah memintanya rapi. Sekarang, dia tiba-tiba senang memakai parfum, meng-up grade tatanan rambutnya dan senang berkemeja baru. Alasannya, sejak dulu Anda yang meminta. Anda pasti senang dia berubah. Namun, jangan sepenuhnya percaya. Coba cari tahu, jangan-jangan dia sedang ‘dekat’ dengan seorang rekan kerja di kantor.   

2. Rajin olah tubuh
Mendadak dia rajin fitness dan jadi anggota sebuah klub kebugaran. Alasannya, ingin melangsingkan perutnya yang mulai buncit dan ingin selalu fit seperti saran Anda. Duh, pasti Anda senang dan membayangkan akhirnya si dia bakal memiliki bentuk perut six pack. Ehm, jangan buru-buru percaya. Bisa jadi perempuan selingkuhannya juga anggota klub itu.   

3. Bayar tagihan sendiri
Dalam dua bulan terakhir, dia selalu ingin membayar tagihan telepon dan kartu kredit sendiri. Alasannya, tak ingin merepotkan Anda. Di saat yang sama, lembar tagihan telepon dan kartu kredit pun tak lagi terlihat di sembarang tempat. Bahkan Anda agak sulit menemukannya. Sepertinya, dia tak ingin Anda tahu siapa saja yang ia telepon dan untuk apa saja kartu kredit ia gunakan.   

4. Kelewat ‘manis’
Tanpa alasan jelas, dia bersikap sangat manis pada Anda. Bahkan lebih manis dari biasanya. Sikap manis ini bisa saja hanya kedok untuk menutupi ‘dosa’ yang dilakukannya di belakang Anda. Apalagi kalau Anda tanya mengenai perubahan sikap itu, ia menjawab, “Aku kangen sama kamu, Sayang. Kamu enggak senang kalau aku selalu bersikap manis seperti ini ?”    ( kita patut  ---->     )

5. Hujan hadiah   
Suatu ketika Anda menemukan sebuah parfum perempuan di mobilnya. Belum sempat Anda tanya, dia sudah mengatakan itu adalah hadiah kejutan buat Anda. Coba cek lagi. Kalau jenisnya berbeda dari yang biasa Anda gunakan, bisa jadi parfum itu bukan sebenarnya untuk Anda. Berhubung Anda menemukannya lebih dulu, ya akhirnya jadi hadiah tak terduga buat Anda.

                            

6. Mau diajak belanja dan banyak tanya
Lelaki mana sih, yang betah diajak belanja? Namun, belakangan dia tak keberatan menemani Anda belanja berjam-jam. Dia juga banyak bertanya dan ingin tahu kesukaan Anda dan perempuan pada umumnya. Mungkin Anda akan mengira akhirnya dia mulai peduli lagi pada Anda. Padahal, sebenarnya dia sedang mengorek apa yang disukai para perempuan sebagai hadiah.   

7. Baik tapi sok misterius
Yang ini sedikit pengecualian. Seberapa pun baiknya dia, jika punya gejala misterius seperti ini, hati-hati. Pertama, dia memberikan alasan yang aneh dan tak ingin datang ke tempat tertentu. Kedua, dia terlihat sangat suka membayar segala sesuatu dengan uang tunai dan menghindari pembayaran dengan kartu kredit (padahal kartu kredit berderet).

Ketiga, dia hampir tak pernah punya waktu untuk Anda di hari Sabtu atau Minggu. Keempat, dia terlihat sangat tenang dan percaya diri, tak seperti umumnya pria yang sedang jatuh cinta. Terakhir, dia tak pernah mau memberitahukan nomor telepon rumah. Nah, kalau gejalanya seperti ini kemungkinan besar Anda sedang berkencan dengan lelaki beristri....   

* Just another Copy - Paste from Jeung Erma Dwi Kusumastuti *      

July 26, 2008

KENALI 11 GEJALA PSIKOPAT !!!

Di media massa, akhir-akhir diramaikan dengan berita penangkapan seorang pembunuh dan pelaku mutilasi. Orang ini diyakini sudah membunuh banyak orang, dan semua dilakukan dalam rentang waktu tak begitu lama. Ditengarai, tersangka pelaku ini Verry Idham Henyaksyah a.k.a Ryan adalah seorang psikopat... 

                                 

Tetapi apakah psikopat itu ? Neh gw kutip dari Wikipedia :

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai Sosiopat karena prilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/ psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut "orang gila tanpa gangguan mental".

Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau dirumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan [1].

Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan...   

Psikopat memiliki 20 ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamat an lainnya.

Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek. 

         Berikut 11 Gejala-gejala Psikopat :

1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.

2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.

3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.

4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.

5. Sikap antisosial di usia dewasa.

6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.   

7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.

8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.

9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.

10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".

11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

Lima tahap mendiagnosis psikopat :

A. Mencocokan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan Prof. Hare. Pencocokkan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan prilaku pasien dari waktu ke waktu.

B. Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewan pemindaian menggunakan elektroensefalogram , MRI, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography) perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontal dipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian [3] [4].

C. Wawancara menggunakan metode DSM IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.

D. Memperhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.

E. Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi  (ingat Hannibal Lecter ??? Hiyyyy ....  )   

                           

Harapan gw cuma ... semoga Ryan di vonis mati !!  

July 14, 2008

20 JULI : MATIKAN TELEVISI ANDA !!

                           

Apa rasanya hari tanpa televisi (TV)? Kalau ingin tahu rasanya, silakan ikuti ajakan Koalisi Nasional Hari Tanpa Televisi (HTT) berikut ini : Turn off TV, Turn on Live! Matikan TV dalam Sehari pada tanggal 20 Juli mendatang.   

Koalisi Nasional HTT menetapkan tanggal itu sebagai hari tanpa TV untuk tahun 2008 ini. HTT pada tahun ini merupakan yang ketiga-kalinya dilaksanakan, setelah digagas pada tahun 2006 lalu.

Peneliti dari Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA), Nina Mutmainnah Armando, mengatakan, HTT bukan bermaksud untuk memusuhi televisi. Melainkan, sebagai gerakan untuk membangun sikap bijak terhadap penggunaan TV. 

"Kadang kita lupa, tombol on pada televisi tidak harus selalu menyala. Jadi, gerakan ini bukan untuk memusuhi TV. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan anak pada TV dan pernyataan keprihatinan masyarakat terhadap isi acara TV yang tidak sehat dan tidak aman untuk anak-anak," papar Nina, pada jumpa pers di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta, Senin (14/7) siang tadi.

Target gerakan HTT adalah mengajak 1 juta keluarga di seluruh Indonesia untuk mematikan TV dalam sehari penuh pada tanggal 20 Juli itu. Khususnya, keluarga yang memiliki anak usia prasekolah dan sekolah dasar. 

Beberapa alternatif yang diberikan YPMA, keuarga bisa melakukan kegiatan bersama yang menciptakan interaksi antara anak dengan keluarga dan lingkungan sosialnya. Jam menonton TV yang sangat tinggi pada anak, membuat mereka tercerabut dari komunitas sosialnya.

                              

Penelitian YPMA tahun 2006 menunjukkan, jumlah jam menonton TV pada anak-anak usia sekolah dasar berkisar 30-35 jam dalam satu minggu. Jumlah ini, dinilai terlalu besar untuk hiburan yang kurang sehat bagi anak dan remaja.

Jika dikalkulasi, maka jumlah jam menonton TV mencapai lebih dari 1600 jam dalam satu tahun.    Bandingkan dengan jumlah jam belajar di sekolah dasar negeri yang hanya sekitar 740 jam setahun. "Padahal, menurut para ahli, anak menonton televisi maksimal 2 jam dalam sehari," kata Nina.

Rangkaian kegiatan lainnya yang akan dilakukan pada gerakan HTT ini adalah aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia pada tanggal 18 Juli 2008. Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Fetty Fajriati Miftach, menyatakan dukungannya terhadap gerakan HTT. Kata dia, keluarga bisa memberikan alternatif lain kepada anak selain menonton TV.

"Kami mendukung sepenuhnya Hari Tanpa TV, bisa memberikan alternatif lain bagi anak. Mengajarkan pada mereka (anak-anak) bahwa banyak kegiatan yang bisa dilakukan selain menonton TV," kata Fetty.   

                         

Persoalannya :  Tangal 20 Juli itu ada F1 Race di Belanda, bow!   Weleh... mana sanggup gue mematikan televisi & menderita 'sakaw' luar biasa tidak melihat penampilan Yayank Kimi di Arena F1 tersebut ???   

June 30, 2008

Ferrari Hitam dan Sontoloyo !!

KATA sontoloyo kini top habis !    --->  thank's to Mr. SS, Kepala BIN kita yang kelakuannya sungguh jauh panggang dari api (dibandingin dgn James Bond), hahaha. 

Berikut ada tulisan sungguh menarik menyangkut Kosakata SONTOLOYO yang mendadak nge-trend lagi ini.  Penulisnya ??  siapa lagi kalau bukan penulis Favorite saya sepanjang masa, Bang Iwan Piliang     Enjoy !!

----------------------------------------------------------------------------------

Adalah Syamsir Siregar, Kepala Badan Intelijen Nagara (BIN) yang mempopulerkannya. Saya melihat di berita Jumat malam TV One, bagaimana kesalnya Syamsir kepada seorang Menteri Kabinet SBY, yang di rapat kabinet, sesuai penuturan Syamsir, mendukung kenaikan BBM, tapi di DPR berkata lain, menentang. Di televisi pula saya melihat Menteri Koperasi dan UKM, menyatakan ketersinggungan. Suryadharma Ali, bahkan menjelaskan beda diksi tersinggung dan disindir.

Sudah beberapa kali saya menyoroti laku komunikasi politik pejabat publik di Tajuk Rayat Presstalk.info ini. Mulai dari cara Aburizal Bakrie menanggapi warga kebanjiran, yang disebutnya bisa tertawa-tawa, dan yang paling gress ya, ihwal kata sontoloyo itu.

Saya tanya-tanya ke kawan via email di beberapa negara modern, apakah ada kepala intelijen negara bersangkutan bertutur kepada media, publik, macam itu ? Hampir semua email yang saya kirimkan menjawab tidak ada. Mereka malah balik berkata. 

“Ngarang kamu, masa kepala BIN begitu ?” 

Saya membuka kamus Bahasa Indonesia. Kata Sontoloyo berarti: konyol, tidak beres, bodoh (dipakai sebagai kata makian).

SABTU, 28 Juni 2008 malam pukul 19.40, saya mengalami kejadian yang memang tepat disebut sontoloyo. Untuk yang ini saya ingin menunjukkan, terlebih kepada Syamsir Siregar, semoga pula ia membaca Tajuk Rakyat ini, bahwa diksi sontoloyo tepat dipakai untuk yang mana.

Kami sekeluarga menumpang taksi Blue Bird dari arah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menuju rumah di bilangan Malabar, Guntur, Jakarta Selatan. Dari sejak di bundaran Senayan, Jakarta Selatan, jalanan macet. Sebuah sedan Ferrari Hitam B 430 FS - - F 430 menunjukkan tipe Ferrari, S agaknya menyatakan jenisnya, tepat berada di belakang kami.

Dari literatur saya baca F 430 ada beberepa jenis; Spider, Pista, GT2, GT3 dan Scuderia. Top speed mobil ini mencapai 320 km/jam. Di AS mobil ini dijual di kisaran US $ 168 ribu hingga US $ 227 ribu. Jika yang di belakang kami itu tipe Spider, bukan Scuderia, di AS berharga US $ 201 ribu. Sehingga jika masuk ke Indonesia, F 430 Spider, yang bermesin 4.300 cc itu, terkena pajak barang mewah, maka dijual mendekati Rp 6 miliar.

Di dunia ada tipe Ferrari Enzo, menjadi mobil termahal yang pernah dikeluarkan perusahaan otomotif itu, bahkan untuk membelinya pun seseorang harus pernah memiliki Ferarri tipe lain terlebih dulu. Ada pula tipe Ferrari 599 GTB Forano, Ferrari Superamerica, Ferrarri 612 Scagleti, Ferrari F430, F 450, Ferrari 360 Modena, dan Ferrari 355.

Sejak di depan Gedung Diknas, Jl. Sudirman, Jakarta Pusat, Ferarri berpelat nomor B 430 FS itu membunyikan klakson.

Di malam hari mengklakson terus menerus.

Jalanan padat, tersendat.

Kendaraan di depan kami belum bergerak.

Klakson bertubi-tubi.   

Saya membuka kaca jendela depan, dan melongokkan kepala ke belakang. Klakson tetap dibunyikan pengemudi. Saya tak paham entah untuk apa dia begitu. Entah kebelet buang hajat, atau memang supaya dilihat orang bahwa yang bersangkutan naik Ferarri ?

Saya perhatikan di kiri kami mobil-mobil lain, para pengemudi dan penumpangnya juga memalingkan pandang ke Ferarri itu.

Karena di bangku belakang ada anak dan isteri, saya menyabarkan hati sendiri: kepada keluarga, saya katakan Ferari Hitam B 430 FS, itu pengemudinya sontoloyo!

Nah, diksi sontoloyo untuk pengemudi yang demikian, tepatlah nian.

Bagaimana tidak ?

Alasan pertama, hari sudah malam. Alasan kedua, pastilah yang mengemudikan mobil mewah itu orang yang matanya melihat, bukan cacad macam mata Gus Dur. Ketiga, yang dikendarai bukan sembarang mobil, keluaran terbaru berharga sangat mahal, sangat modern, cuma disetir macam supir angkot yang hendak mengejar setoran.

Kesontoloyoan pengemudi itu kian paripurna, begitu ada celah menyusul ia meng-gas kencang, mobil melesat cepat, lalu begitu mendadak ia hendak mengambil jalur lambat di depan Gedung BRI, mau tak mau me-rem mobil sontak, tarikan gas yang semula kencang menjadi sia-sia.

Cara membawa kendaran macam begitu, memang tambah sontoloyo, memboroskan bensin, sekaligus MPO (Menarik Perhatian Orang!).

Saya heran, entah mengapa pula saya seakan dipertontonkan laku-lakon orang-orang berkendaraan mewah di depan hidung saya. Nah jika ada pembaca Tajuk Rakyat Presstalk.info ini yang mengenal pengendara Ferarri B 430 FS, silakan diteruskan tulisan ini kepadanya. Inilah ucapan terima kasih kepadanya, sehingga saya bisa menunjukkan kepada khalayak dengan jernih, diksi mana yang layak disebut sontoloyo dan mana tidak pantas. 

Pengemudi Ferrari layak disebut sontoloyo. Tetapi seorang pejabat publik, lebih pula seorang kepala intelijen negara, menuding Menteri Kabinet di kabinet di mana dia sama-sama menjabat, amatlah tidak pas. Keadaan demikian, menunjukkan kaparipurnaan pah-poh-nya komunikasi politik pejabat publik kita. Bila diteruskan kalimat ini, jika sesama pejabat saja mereka bisa berkata demikian, apalah lagi kepada rakyatnya.

Ampun! Ambo rakyat Pak!

Mengharap kebijakan kepada pemimpin untuk berpihak kepada rakyat, jika berlogika kata saja demikian, memupuskan harapan, memang.

Bisa jadi saya menuliskan ini, kalangan intel juga tidak senang dan merasa dikuliahi. Tapi biarlah, karena secara tak sengaja saya seakan diberi “mandat” menuliskan. Pemberi mandat pun saya tak paham, tulisan ini mengalir dari kejernihan hati dan momen di mana saya mendapatkan padanan mendeskripsikan.

IHWAL padanan, agar tak terjebak dengan interpretasi pembaca yang mengatakan cemburu - macam ada pembaca tulisan saya yang berkomentar ketika menulis Range Rover Sport - karena tak mampu membeli mobil super mewah, lalu beraninya menulis macam di atas ?

Tentulah tak demikian!

Saya memberi pembanding, beberapa kata sontoloyo lain yang paling layak ditudingkan, menyangkut fakta yang masih urusan di jalanan.

Tiga pekan lalu, saya menumpang mobil seorang kawan, setelah usai makan malam dan ngobrol ngalor ngidul di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pukul 01.30, saya berhenti di seberang terminal bis Manggarai, Jakarta Selatan. Kawan saya yang mukim di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, saya minta lurus saja di Jl. Saharjo. Saya akan naik ojek, agar tak merepotkan, toh sudah dekat rumah.

Baru turun mobil saya melihat ke arah kanan, ada satu motor bebek yang dipacu kencang. Dalam hitungan detik, motor itu nyelenong macam peluru, garis lurus, hanya empat langkah di depan saya. Angin dingin malam mengibas kepala saya berambut cepak. Motor menabrak trotoar yang tinggi, lalu melompat ke dinding toko orang. Seketika saya lihat bagian depan motor patah. Ban dan velg bergulung. Pengemudi lunglai.

Saya tak melihat darah. Tetapi ketika polisi kemudian mengangkat dan membawa ke Rumah Sakit Sultan Agung, dekat dari lokasi kejadian, tangan pengendara itu sudah seperti terlipat-lipat, patah-patah. 

Nah kepada pengendara motor yang saya saksikan di depan hidung saya itu, diksi sontoloyo tepatlah diucapkan. Apapun latarnya, entah mabuk, entah sakit ayan, tetapi cara mengemudi motor demikian, jelas sontoloyo.

Jadi, tampak jelas, kan, ya, di mana kata sontoloyo tepat digunakan! 

Agar lebih jelas lagi, ini fakta berikutnya.

Hingga hari ini jika mengantarkan anak berangkat pagi ke sekolah, saban hari saya perhatikan, selalu ada orang tua membonceng anak naik motor ke sekolah di perempatan Halimun, ke arah Menteng, Jakarat Pusat. Orang tua yang demikian tentulah sosok yang baik.

Akan tetapi bila di belakangnya ada anak berseragam sekolah, apakah itu seragam putih merah (SD), juga seragam putih biru (SMP), dan si orang tua itu menabrak saja lampu merah, maka perilaku orang tua demikian, saya sebut sontoloyo. Ini julukan sontoloyo berikutnya.

Hingga hari ini, laku orang tua membonceng anak berseragam sekolah menabrak lampu lalu lintas itu, masih sering dan tampak terlihat di Jakarta. Begitulah kebanyakan orang Jakarta bermotor di jalanan - - ihwal motor di Tajuk Rakyat ini sudah masuk bagian lima - - suka sontoloyo.

Nah, jika Anda rajin mengamati, termasuk perilaku pengemudi mobil di jalan tol, kata-kata sontoloyo, memang paling layak dihamburkan kepada mereka. Laku, saling menyerobot, tidak menjaga jarak, tidak melihat kondisi mobil untuk dipacu ; mobil kelas angkutan barang, yang di Indonesia banyak “disulap” jadi mobil penumpang, memang garang berlari kencang.

Tetapi sangat tidak laik darat.

Mobil-mobil yang tak laik darat itulah sering kali berjumpalitan di tol. Dua pekan lalu ketika hendak menuju Serang, Banten, saya menyaksikan sebuah minibus ditabrak sedan dari belakang, senggolan sedikit saja, karena mobil kencang tidak stabil, membuat minibus itu berguling-guling.

Saya kok sangat yakin, kata sontoloyo hanya layak berpanjang-panjang layak ditujukan kepada adab kita berlalu lintas, bukan kata yang harus muncul dari mulut seorang pejabat publik, apalagi jika hal itu ditujukan kepada sesama pejabat di pemerintahan yang sah.

Saya jadi teringat kenyataan, jika jari teluntuk menunjuk ke depan, empat jari lain tertuju kepada diri sendiri.

Jika saya menuding pengemudi Ferrari hitam sontoloyo, semoga empat jari mengingatkan, agar jangan bersontoloyo, apalagi kian loyo, di tengah kesulitan ekonomi kini. Gairah hidup harus ditambah, gas semangat harus ditancap. Tapi bukan meng-gas macam mengemudikan Ferrari hitam, tentu !

Minggu, 29 Juni 2008 -  Iwan Piliang, presstalk.info

June 18, 2008

Final kepagian (for me... )

Jerman VS Portugal

Bagi Anda pencinta rekor, yang melihat sepak bola sebagai konsistensi dan tradisi kejayaan, peganglah Jerman.   Dan Anda yang menggilai sepak bola menyerang tapi juga indah, jagokanlah Portugal. 

Pertandingan perdana perempat final Piala Eropa, Jumat dini hari nanti antara Jerman dan Portugal di St Jakob Park, Basel, Swiss, memang merupakan pertempuran berkarakter dunia. Jerman dengan tradisi kejayaannya, dikenal sebagai wakil sah Eropa. Sementara Portugal, yang pernah menjajah Brasil, secara kultur sepak bola memang "sangat Brasil". Apalagi, Portugal kini ditukangi Luiz-Felippe Scolari yang Brasil tulen.

Der Panzer Jerman dikenal sudah sangat tahu uratnya bola. Untuk Piala Eropa, Jerman telah tiga kali juara, tahun 1972, 1980, dan 1996 dengan dua kali menjadi runner-up tahun 1976 dan 1992.

Rekor itu menunjukkan, Jerman merupakan penguasa di Piala Eropa yang baru digelar 12 kali. Sementara Portugal paling tinggi hanya menjadi runner-up, di tahun 2004. Itu terjadi di kandang sendiri. Di final, Portugal ditekuk Yunani 0-1.

Secara statistik, Portugal memang tidak lebih baik dibanding Jerman. Pertemuan keduanya juga lebih banyak dimenangi Jerman. Dari 15 kali pertemuan, Jerman menang 7 kali, seri 5 kali, dan 3 kali kalah.

Pertemuan terakhir mereka di Piala Eropa adalah ketika Portugal menekuk Jerman 3-0 di tahap grup pada tahun 2000, namun Jerman membalas dengan kemenangan 3-1 dalam pertandingan memperebutkan tempat-ketiga di Piala Dunia 2006.
Tapi, lupakanlah statistik dulu. Menurut sejumlah analis, Portugal berada dalam grafik yang positif. Tim ini terus menunjukkan peningkatan prestasi. Empat tahun lalu, Portugal menjadi juara dua Piala Eropa, dua tahun kemudian Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berhasil menjadi juara empat Piala Dunia meski harus kalah dari Jerman.

Selain grafik yang meningkat, Portugal juga semakin memperlihatkan sebagai kekuatan yang berbahaya. Dua kemenangan mereka, 2-0 saat melawan Turki dan 3-1 atas Rep Chek memperlihatkan agresivitas Portugal yang tinggi. Sementara kekalahan 0-2 dari Swiss pada pertandingan ketiga, dianggap tidak penting karena tidak memengaruhi posisi Portugal. Apalagi waktu itu Scolari menurunkan pemain lapis dua.

Kelebihan sekaligus kelemahan Portugal adalah faktor si bintang Ronaldo. Ketika Ronaldo diturunkan, maka inspirasi serangan akan lahir dari kakinya. Semantara saat pemain Manchester United ini diistirahatkan, maka pincanglah kekuatan Portugal. Kekalahan dari Swiss adalah contohnya.   

Melihat kekuatan keduanya, pertandingan antara Jerman dan Portugal, dipastikan menarik dan berpotensi menjadi pertarungan terbaik selama Euro kali ini. Banyak yang menduga pertemuan mereka akan menjadi "final kepagian".

Selama babak kualifikasi Piala Eropa, Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menyimpan catatan menarik ihwal Jerman dan Portugal. Jerman merupakan tim yang paling produktif dengan mengoleksi 35 gol. Sementara Portugal membukukan rekor sebagai tim dengan tendangan ke arah gawang yang terbanyak. Ini artinya Portugal menjadi tim paling atraktif.

Pertemuan tim paling subur dengan tim paling agresif tentu menjadi tontonan menarik.

Jerman vs Portugal, St Jakob Park, Basel (Jumat 20 Juni 01.45 WIB @ RCTI)

Jerman juga dipastikan tidak akan didampingi pelatih Joachim Loew dari pinggir lapangan saat bertanding melawan Portugal di babak perempat final Piala Eropa 2008 karena   bersitegang pelatih Austria saat pertandingan lalu. 

Ketiadaan Joachim Loew di pinggir lapangan dalam memberikan instruksi kepada Jerman membuat pelatih Luiz Felipe Scolari meminta UEFA meninjau kembali keputusan tersebut.

Jerman akan menghadapi Portugal dalam babak perempatfinal Piala Eropa 2008. Namun, Loew terkena hukuman kartu merah pada saat laga terakhir babak penyisihan Grup B saat Tim Panser melawan Austria. Hal ini pelatih Jerman itu harus absen di laga berikutnya.

Jelang perempat final lawan Jerman,  gelandang serang Portugal, Cristiano Ronaldo sesumbar. Ronaldo yakin bakal membobol gawang kiper Jens Lehmann karena sudah tahu titik lemah mantan kiper Arsenal itu.

“Dia (Lehmann) mengenal diriku karena aku selalu mencetak gol ke gawangnya. Kami tahu titik lemah dia dan tim Jerman, kami akan mengeksploitasinya. Ini pertandingan yang amat penting. Tim yang bermain lebih baik, akan menang dan aku yakin tim kami yang akan menang,” tegas Ronaldo.

Ucapan CR7–julukan Ronaldo–ada benarnya. Pemain Manchester United itu sudah pernah memberi bukti kekalahan bagi Arsenal, klub yang dibela Lehmann hingga musim lalu. Di paruh kedua Premier League, Ronaldo sukses mencetak gol dari titik putih.

Di Piala Eropa kali ini, gawang Lehmann sudah dua kali bocor saat melawan Kroasia di pertandingan kedua penyisihan Grup B, Kamis (12/6). Turnamen ini boleh jadi merupakan laga terakhirnya di kancah internasional karena Lehmann sudah memberi tanda-tanda bakal pensiun. Musim depan, ia tidak lagi membela pasukan Emirates karena ia akan bergabung ke VfB Stuttgart dengan status free transfer musim panas ini. 

Namun, semua itu tidak lantas melunturkan kepiawaian kiper berusia 38 tahun tersebut. Lehmann masih kokoh di bawah mistar para Panser. Lagi pula, selama penyisihan grup, Ronaldo juga belum terbukti produktif di lini depan Portugal.    Pemain dengan jambul rambut model keliwir itu baru menciptakan satu gol ke gawang Republik Cheska saat Portugal menang dengan skor telak 3-1, Rabu lalu. 

June 16, 2008

A1 Race di Karawaci !!!

                   Nonton yuukkk......  

A1 IndonesiaBerita membanggakan datang dari ajang lomba balap A1 GP. Perhelatan balap antar negara-negara di dunia ini akan kembali di gelar di Indonesia. Tapi jangan terfikir untuk diadakan di Sirkuit Sentul seperti penyelenggaraan acara-acara balap yang lain. Balapan kali ini akan diadakan di sirkuit jalan raya yang akan segera dibangun di kawasan terpadu Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.

Dalam pengumuman yang dilansir situs a1gp.com (9/6), Indonesia disebutkan menjadi tuan rumah seri ketiga yang jatuh pada tanggal 9 November 2008.              Dua seri sebelumnya berlangsung di Mugello, Italia (21 September) dan di Zandvoort, Belanda (5 Oktober). GP A1 musim 2008/2009 terdiri dari 11 seri dengan Inggris sebagai negara tuan rumah laga penutup.

Balapan A1 di Lippo Karawaci dipromotori oleh perusahaan asing. Penandatanganan kontrak antara GP A1 Internasional dan perusahaan promotor itu rencananya dilangsungkan di Lippo Karawaci pada Rabu (11/6).

Tim A1 Indonesia yang diperkuat pembalap Satrio Hermanto secara resmi tidak terlibat dalam penyelenggaraan balapan A1 di Karawaci. Ada pemisahan antara penyelenggara lomba dan pengelola tim.

                        

Meski begitu, menurut Direktur Komersial tim A1 Indonesia, Donny Sarwono, Selasa (10/6) dini hari, sejumlah anggota tim A1 Indonesia dimintai tolong untuk membantu promotor, terutama dalam urusan komersial.

Donny menceritakan, panjang sirkuit jalan raya di Lippo Karawaci direncanakan memiliki panjang 4,2 kilometer. Jalan raya di area itu bakal diperlebar dari ukuran sembilan meter menjadi 12 meter.

Donny menjelaskan, desain sirkuit jalan raya di Karawaci akan dikerjakan oleh Hermann Tilke, perancang sirkuit F1 yang terkemuka. Promotor menggunakan jasa Hermann Tilke karena mereka ingin jaminan sirkuit jalan raya yang dibuat nanti bebas dari berbagai masala h. Proses konstruksi akan dilakukan mulai bulan Juli jelas Donny.

GP A1 adalah kejuaraan balap mobil formula satu merek antar negara. Pada musim 2008/2009 yang merupakan musim keempat, GP A1 memakai mobil dan sasis buatan Ferrari.

Sirkuit Sentul dua kali menggelar balapan A1, yakni pada Februari 2006 (musim 2005/2006) dan bulan Oktober 2006 (musim 2006/2007). Pada musim 2007/2008, Indonesia absen dari kalender GP A1 meski pada saat itu pihak pengelola GP A1 Internasional sangat ingin kejuaraan itu kembali singgah di Tanah Air.

                        

June 14, 2008

Empat Tiket Tersisa, Siapa Dapat ???

               Euro

Empat tim sudah memastikan lolos dari fase grup untuk berlaga di babak perempatfinal. Praktis kini hanya ada empat tiket lagi tersisa. Ada 10 tim yang memperebutkannya, siapa yang dapat?

Empat tim yang sudah memastikan diri lolos itu adalah Portugal, Belanda, Spanyol, dan Kroasia. Keempatnya keluar sebagai juara grup setelah tampil sempurna pada dua laga di grup masing-masing meraih kemenangan.

Kini hanya ada empat tiket tersisa dan ada 10 tim yang memperebutkannya. Lalu, seperti apa skenario perebutan empat tiket itu? Berikut adalah rinciannya :

Grup A, yang memperebutkan: Turki dan Republik Ceko

Portugal keluar sebagai juara grup ini, sementara Swiss yang belum meraih satu poin-pun harus menerima nasib sebagai juru kunci. Perebutan jadi tinggal mengarah kepada Turki dan Republik Ceko. Kebetulan keduanya akan bertemu pada matchday terakhir. Keduanya sama-sama meraih satu kemenangan dan satu kekalahan serta setara dalam jumlah poin dan selisih gol. Adu penalti berpeluang jadi penentu siapa yang akan jadi pendamping Portugal.

Grup B, yang memperebutkan : Polandia, Jerman, dan Austria

Situasi di grup ini lebih rumit dibandingkan Grup A. Setelah Kroasia memastikan diri lolos sebagai juara grup, tiket akan diperebutkan oleh Jerman yang memiliki poin tiga, Polandia (1), dan Austria (1).

Jerman hanya membutuhkan hasil imbang ketika menghadapi Austria di partai terakhir karena meskipun Polandia menang, rekor head-to-head mereka masih kalah dari "Tim Panser. Jika Austria menang maka mereka bisa melaju ke perempatfinal. Itupun dengan syarat Polandia tidak menundukkan Kroasia dengan skor cukup besar (2-1, 3-1, atau seterusnya) selisih gol tersebut dihitung karena head-to-head Austria-Polandia sama, yakni 1-1.   No_1

Jika pada akhirnya Polandia dan Austria memiliki poin sama dan selisih gol mereka juga sama, maka peringkat mereka akan dinilai dari koefisien poin mereka pada kualifikasi Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008 (dinilai dari perolehan poin mereka per pertandingan). Untuk urusan yang terakhir ini, Polandia di atas angin. Nilai koefisien mereka adalah 2.167 dan Austria 1.500.

Grup C , yang memperebutkan: Italia, Prancis, dan Rumania

Siapa yang akan lolos dari grup ini akan ditentukan oleh laga antara Belanda melawan Rumania. Jika Rumania menang, maka mereka berhak untuk maju ke babak perempatfinal. Tetapi, jika Adrian Mutu cs. seri atau malah kalah, maka peluang akan jatuh ke tangan Italia atau Prancis yang akan saling 'baku bunuh' pada laga terakhir kemenangan adalah satu-satunya peluang Prancis lolos.

Jika Rumania kalah dan laga Italia vs Prancis berakhir imbang, maka Italia yang berpeluang paling besar lolos. Gli Azzurri saat ini memiliki rekor head-to-head paling bagus pada pertandingan yang melibatkan ketiganya Italia bisa bermain imbang 1-1 melawan Rumania, sementara Prancis hanya bisa 0-0, catatan memasukkan mereka lebih baik.  Th_no_1

Jika Rumania kalah dengan selisih satu, dua, atau tiga gol selain 0-3 dan pertandingan Italia vs Prancis berakhir 0-0, maka Rumania tetap lolos karena rekor gol memasukkan mereka jauh lebih baik dari Italia atau Prancis. Namun, jika Rumania kalah hingga 0-4 atau lebih dan Italia vs Prancis bermain imbang 0-0, maka Italia yang lolos karena punya selisih gol lebih baik dari Rumania. Kalau Rumania kalah 0-3 dan pertandingan Italia vs Prancis berakhir 0-0, Italia juga yang akan lolos karena punya koefisien lebih baik yakni 2.364 berbanding 2.250.

Grup D, yang memperebutkan: Rusia dan Swedia

Persaingan di grup ini tinggal memunculkan nama Rusia dan Swedia. Swedia untuk sementara unggul dalam jumlah selisih gol, jadi mereka hanya membutuhkan hasil imbang. Sedangkan syarat bagi Rusia cuma satu: mengalahkan Swedia.

Demikian sebagaimana dilansir situs resmi Euro 2008.   Th_angel_2

June 13, 2008

Say NO To Puyer (???)

SEMOGA BISA JADI MASUKAN YANG BERMANFAAT, KHUSUSNYA BUAT YG SUDAH PUNYA ANAK... 

                                       

Sabtu tanggal 3 Mei 2008, ada seminar kesehatan, dengan tema  'Seminar dan Diskusi Pakar :  Puyer, Quo Vadis ? '

Sepintas, nggak ada yang aneh sama judulnya.. kelihatannya cuma 'oohh tentang puyer'.. Siapa sih nggak kenal puyer ? Dari jaman kita masih kecil, sampe sekarang kita punya anak, dokter kan sering meresepkan puyer buat kita. Jadi, kenapa musti dibuat seminar khusus ??  hmmm...    

Menilik para pembicara adalah :

1. Prof. Dr. dr. Rianto Setiabudi, Sp.FK (Departemen Farmakologi FKUI)

2. Dra. Ida Z. Hafiz, Apt. Msi (Departemen Farmasi FKUI)

3. Dr. Moh Shahjahan (WHO)

4. dr, Purnamawati S. Pujiarto, Sp.A(K), MMPed (Yayasan Orang Tua Peduli)

Kemudian ada diskusi yang diikuti para panelis dari YLKI, IDI Jakarta, Pembicara, Majelis Kode Etik Kedokteran, Dirjen Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Depkes.

Jelas ini seminar penting !!   
Pesertanya lumayan banyak, ada dari mahasiswa FKUI, dokter2, apoteker2, dan juga masyarakat awam. Pesertanya sekitar 300 orang. Makin penasaran, hal yang begitu biasa di seminarkan, dengan dihadiri para ahli pula ??

Dari seminar ini, lumayan bikin terhenyak dengan penjelasan dari Prof Rianto. Sebenarnya sudah tau sih, puyer itu polifarmasi, yang akan meningkatkan efek samping obat, yang dosisnya jadi nggak jelas, yang meningkatkan risiko interaksi obat, dLL.

Tapi penjelasan Prof. Rianto lebih membuka mata terhadap risiko puyer yang nggak main-main.   Apa aja sih risiko pemberian puyer itu :

1. Menurunnya kestabilan obat - kenapa ?
karena obat-obatan yang dicampur tersebut punya kemungkinan berinteraksi satu sama lain.

2. Bisa jadi obatnya sudah rusak sebelum mencapai sasaran krn proses penggerusan. Ada obat yang sedemikian rupa dibuat, karena obat tersebut akan hancur oleh asam lambung. Karena misalnya, obat itu ditujukan untuk infeksi saluran pernapasan atas, maka obat tersebut harus dibuat sehingga terlindung dari asam lambung. Nah, kalo digerus jadi puyer, ya obat itu akan segera hancur kena asam lambung. Lebih buruk, obat itu bisa jadi malah akan melukai lambung.

3. Dosis yang berlebihan - dokter kan nggak mungkin apal sama setiap merek obat. Jadi akan ada kemungkinan dokter meresepkan 2 merek obat yang berbeda, namun kandungan aktifnya sama.

4. Sulitnya mendeteksi obat mana yang menimbulkan efek samping - karena berbagai obat digerus jadi satu (Prof. Rianto menyebutkan, ada dokter yang meresepkan sampai 57 obat dalam 1 puyer !!! ), dan terjadi reaksi efek samping terhadap pasien, akan sulit untuk melacak obat mana yang menimbulkan reaksi, lha wong obatnya dicampur semua...

5. Kesalahan dalam peracikan obat - bisa jadi tulisan dokter bisa jadi nggak kebaca sama apoteker, sehingga bisa membuat salah peracikan (Prof. Rianto mencontohkan pasien asma diberi obat diabetes karena apoteker salah baca tulisan dokter. Alhasil pasien seketika pingsan, dan saat sadar, fungsi otaknya sudah tidak bisa kembali seperti semula). 

6. Pembuatan puyer dengan cara digerus atau diblender, sehingga akan ada sisa obat yg menempel di alatnya. Berarti, puyer yang diberikan ke pasien, dosisnya sudah berubah - jadi.. kalo yang diresepin itu AB, tetap akan ada kemungkinan resistensi dong yha, kan dosisnya sudah di bawah dari yang diresepin dokter ?

7. Proses pembuatan obat itu kan harus steril, istilahnya harus dibuat dalam ruangan yang jumlah kumannya sudah disterilkan (istilah kerennya sterile room) - lha waktu proses pembuatan puyer di apotek... hmmm di dalam sterile room kah ? Apotekernya pake sarung tangan kah ? Sisa obat lain yang sebelumnya digerus, sudah dibersihkan dengan benarkah ? Kalau itu semua jawabannya tidak (atau salah satu aja jawabannya tidak), it means, obat yang digerus sudah tercemar...   

Yang paling mengerikan : ada obat yang sengaja dibuat slow release, artinya dalam 1 tablet yang diminum, itu akan larut sedikit demi sedikit di dalam tubuh. Kalo sudah digerus jadi puyer, obat itu akan seketika larut. Kebayang kan , berarti akan ada efek dumping... mampukah tubuh kita menahan efek itu ? Sementara, yang biasa dikasih puyer kan bayi dan anak-anak... mampukah tubuh kecil mereka menahan efek ini.. ?? 

Lebih terhenyak lagi, saat Dr. Moh Shahjahan dari WHO menceritakan bawa untuk Asian Region, cuma Indonesia yang masih pakai puyer. (WTH ??)  Even Bangladesh , yang miskin itu, sudah lama meninggalkan puyer, karena dinilai terlalu banyak risks-nya ketimbang benefitnya.  Ck ck k ....

Sayangnya, dari seminar tersebut, para dokter sendiri masih pro dan kontra mengenai puyer. Kebanyakan yang pro puyer, hanya menyoroti soal murah dan mudah ( kan pasien kecil susah minum obat)... tapi kalo sudah membahayakan jiwa... masihkah bisa berlindung  di balik alasan2 tersebut ?? 

So far, yang bisa dilakukan hanyalah menyadari konsumen yang bijak. Bukan dokter yang akan menanggung efek sampingnya... tapi anak-anak kita.. jadi bijaklah dalam memutuskan apapun yang harus diminum oleh anak. 

dr. Purnamawati menyarankan:

1. tanya diagnosa dalam bahasa medis,
setiap kali kita berkunjung ke dokter (ternyata radang tenggorokan itu bukan diagnosa, tapi gejala.... *hiks*), dan biasakan supaya kita bisa browsing di internet mengenai penyakit tersebut.

2. tiap kali diberi obat (atau resep) tanyakan nama obatnya, kegunaan obat tersebut, dan efek sampingnya.  Usahakan, sebelum ditebus, browsing dulu di internet, supaya kita benar2 tahu apa kandungan aktif dari obat tersebut dan apa efek sampingnya.

Selama kita masih bisa ke dokter, dan dokter masih sempet nulis resep, artinya keadaan belum emergency. Jadi sempatkan untuk browsing dan/atau cari 2nd opinion. Kalo keadaan emergency, pasti dokter gak akan nulis resep, tapi akan segera merujuk ke RS,  bukan ? Memang a Lil bit ribet, tapi sungguh bermanfaat !  

Semoga, berawal dari seminar ini, dunia kesehatan Indonesia bisa lebih berbenah diri, demi anak-anak Indonesia, anak-anak kita ....   

BTW, Dr. Kartono Muhammad (mantan Ketua IDI) ketika dimintakan pendapatnya mengenai puyer, beliau menjawab sbb :

Kebijakan dokter untuk memberikan obat bentuk puyer memang sekarang mendapat kritikan keras oleh para pakar farmakologi. Dengan alasan-alasan seperti yang ananda kutip dari seminar itu. Seminar khusus itu agaknya untuk mengingatkan baik dokter maupun awam untuk tidak gegabah dengan puyer.

Jaman dulu, puyer diperlukan untuk memudahkan memakannya. Satu bungkus isinya sudah bermacam-macam. Terutama untuk anak-anak.. Sekarang puyer tidak direkomendasikan lagi. Toh sudah banyak obat yang sudah siap telan tanpa perlu diracik lagi. Juga kebiasaan polifarmasi (memberi obat bermacam-macam untuk satu macam penyakit) tidak dianggap cara terapi yang baik. Selain meningkatkan harga yang harus dibayar pasien, terbuka kemungkinan efek samping, interaksi obat, dsb.  Wassalam.

               

SO, AS A PARENT ... THE CHOICE IS YOURS !

June 12, 2008

Lima Hari Pelarian Munarman dari Kejaran Polisi...

Ke Mana-Mana Bawa Tas Isi Kaus-Sabun Mandi.  Jadi buron polisi hingga ke Jawa Timur, Munarman malah mengaku tidak pernah bersembunyi. Panglima Komando Laskar Islam itu tetap tinggal di Jakarta. Bahkan, dia masih bisa ikut demo di depan Istana Merdeka. Apa saja kegiatannya selama lima hari buron ???   

HALAMAN gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Rabu  (11/6) siang tampak ramai. Puluhan wartawan berjaga-jaga di halaman. Di ruangan, Munarman, salah seorang buron paling dicari yang menyerahkan diri secara suka rela pada malam sebelumnya, menjalani pemeriksaan.

Meski disebut sebagai panglima Komando Laskar Islam di bawah Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini dikenal galak, sore itu Munarman masih mengenakan baju yang dipakai sejak menyerahkan diri. Yakni, kaus Polo bergaris-garis berwarna cerah dan celana gelap. Tak ada satu pun atribut FPI yang menempel. Rambutnya pun disisir rapi seperti biasanya.

Wajahnya tampak cerah. Padahal, sore itu juga dia segera menghuni sel di Direktorat Narkoba Blok D, satu gedung dengan Ketua FPI (FPI) Habib Rizieq Shihab yang ditahan beberapa hari sebelumnya.

"Wah, apo kabar ?" sapa Munarman dengan dialek Palembang, Sumatera Selatan, tempat kelahirannya. Saat itu mantan ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) tidak sendirian. Dia ditemani sang istri, Anna Noviana, 37, yang hamil enam bulan, dan kedua anaknya, Rio Mohamad Al-Fares, 11, dan Rinaldo Mohamad Montazeri, 9.   

Senada dengan sang ibu yang berjilbab putih, kedua anak Munarman juga memakai baju koko dan kopiah haji. Bukan hanya itu. Sejumlah advokat di antara lebih 60 pembelanya ikut menemani. Mereka, antara lain, Syamsul Bahri Radjam SH, Nazori Doak Achmad SH, Lukmanul Hakim SH, Unggul Cipta SH, Eka Rahendra SH, Zen Smith SH, Eti Gustina SH (direktur LBH Palembang), Sri Lestari Kadaria SH, dan Aprili Firdaus SH.

Munarman mengakui, sejak ada insiden FPI dengan Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dia pernah berencana ke Palembang. Namun, setelah membaca koran dan nonton televisi bahwa namanya masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) Polri, dia mengurungkan niat itu.   

"Saya cuma menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan diri. Saya bukan pengecut. Saya akan menyerahkan diri setelah SKB (surat keputusan bersama) pembubaran Ahmadiyah diteken. Tapi, saya minta SKB itu dilanjutkan menjadi Keppres," kata lulusan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya itu.

Meski tak pulang ke rumah di Jakarta, mantan pengurus LBH Aceh, koordinator Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan) Aceh, kepala operasional LBH Palembang, sekretaris Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) Sumsel, dan anggota komisi penyelidik pelanggaran HAM Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II tersebut mengaku tidak pergi ke mana-mana.

Munarman "lari" dari hotel, mal, hingga tempat keramaian di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Bahkan, dia masih sempat bergabung saat ada demonstrasi di depan Istana Presiden dan Mapolda Metro Jaya yang melibatkan ribuan anggota FPI, FBR, serta sejumlah elemen hingga memacetkan sejumlah ruas jalan ibu kota Senin 9/6 lalu.   

Kok bisa tidak ketahuan polisi ? "Saya baca (Alquran) Surat Yaasin ayat 9. Surat itu saya baca beberapa kali," kata pria kelahiran 16 September 1968 itu. Munarman lalu mengucapkan bunyi ayat 9 surat itu: Waja’alnaa mimbaini aidihim saddau wa min kholfihim saddan fa aghsainahum fahum laa yubshiruun. Artinya, Dan Kami (Allah) jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.   

Munarman mengaku tersenyum ketika membaca koran dan nonton siaran televisi yang memberitakan dirinya tewas di Batujajar, Jawa Barat. Juga penyisiran yang dilakukan aparat dan sebuah organisasi di Jawa Timur, serta sejumlah daerah lain.

Saat ditanya dampak penyerbuan FPI kepada massa AKKBB yang membuat dia masuk tahanan, Munarman mengaku bisa menerima. "Ya, ndak apa-apa. Yang penting Islam tidak dinodai, dan saya minta Ahmadiyah betul-betul dibubarkan. Saya juga ingin mengklarifikasi, seolah-olah orang yang saya pegang di Monas 1 Juni itu saya cekik, padahal dia itu yang saya lindungi," katanya.

"Demi Allah, demi Rasul, Ustad Habib Rizieq tidak ada di tempat ketika terjadi peristiwa Monas. Jadi, bebaskan Habib Rizieq. Biarlah saya yang mempertanggungjawabkan ini," tambahnya.

Melihat istrinya yang hamil enam bulan, Munarman tak begitu yakin bisa menyaksikan kelahiran anak ketiganya yang diperkirakan pada September mendatang. Tapi, dia sangat yakin istrinya kuat menghadapi semua itu. "Biarlah, insya Allah tidak apa-apa. Saya yakin Allah akan menjaganya," ujar Munarman sambil menoleh kepada sang istri.

Ditanya soal siapa yang mengubah dirinya (dari aktivis pembela keadilan dan HAM) menjadi aktivis Islam "garis keras", Munarman semula hanya tertawa. Termasuk ketika ditanya apakah "tokoh" yang mengubahnya itu Ustad Abu Bakar Ba’asyir yang ikut menjenguknya di Mapolda.

"Saya belajar Alquran sejak SMP. Saya memang bukan dari pesantren, tapi terus memperdalam ajaran Islam dan Alquran," kata alumnus SD dan SMP Xaverius I, SMA Negeri 2 Palembang itu.

Selama dalam pelarian, Munarman mengaku tidak sempat membawa pakaian dari rumah. Karena itu, dia membelinya di mal. "Saya beli, lihat mereknya, ayo lihat. Ini ada kaus empat stel, kaus dalam juga ada, perlengkapan mandi. Ini hanya dalam satu tas ini," katanya sambil memperlihatkan tas merek hipermarket Giant yang dibawa selama pelarian.

Munarman juga mendapat dukungan "pembela" dari kampung halaman. Eti Gustina SH, direktur LBH Palembang, tiba Selasa pagi di Jakarta bersama enam rekannya. Mereka adalah Sri Lestari Kadaria (advokat yang juga ketua Walhi Sumsel), Aprili Firdaus Sakamta, Bambang Herianto, Gabriel H. Fuady, dan Inggaris Nugroho.

Soal LBH Palembang mendukung Munarman -bertolak belakang dengan induk organisasinya, YLBHI, yang mendukung AAKBB-, Eti menegaskan tidak ada larangan mengenai siapa yang bisa didampingi LBH. "Bapak Munarman mempunyai hak-hak selaku tersangka serta mendapat jaminan dan perlindungan dari negara," katanya.

Seperti sang suami, Anna Noviana mengaku rela ayah kedua anaknya ditahan demi tegaknya Islam. "Ya, tidak apa-apa. Bagi saya kepentingan umat dan masyarakat banyak lebih diutamakan. Ini perjuangan. Dia sangat tegar dan hebat," kata Anna ramah. 

Kendati usia kandungan anak ketiganya sudah enam bulan, Anna tak mau menyerah. "Insya Allah sudah siap. Ini perjuangan demi tegakkan Islam. Tentang kasus hukum yang dihadapi, saya yakin dengannya. Apalagi, dia dibantu rekan-rekannya yang jumlahnya sangat banyak," katanya.

Anak sulung Munarman, Rio Mohamad Al-Fares, terlihat tegar melihat ayahnya ditahan. Rio menjawab ramah saat diminta memperkenalkan diri. "Saya kelas lima SD, Kak. Kalau adik kelas tiga," katanya.

May God Bless You & your entire family, Man.  Keep fighting for what you believe... 

June 11, 2008

Sungguh miris rasanya membaca berita dibawah ini.  Gimana Korupsi mau diberantas di negeri ini kalau para aparat Hukum-nya ternyata semua pemain ???  Duuuh Gusti negeriku.....  

---------------------------------------------------------------------------------

Jika membaca berita-berita sidang Artalyta Suryani, terdakwa suap Rp 6 miliar, respons Anda kemungkinan besar adalah seperti lagu Project Pop: leng, geleng, geleng, kayak ayam lagi jereng... 

Bagaimana tidak geleng-geleng, wong Artalyta dengan mudahnya bisa menelepon jajaran Jaksa Agung Muda, jabatan setelah Jaksa Agung. Pembicaraan Artalyta sukses disadap oleh KPK dan diperdengarkan dalam sidang Rabu (11/6/2008) kemarin. 

Rekaman yang paling bikin geleng-geleng kepala adalah percakapan Artalyta dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara TUN (Jamdatun) Untung Udji Santoso, beberapa jam setelah jaksa Urip Tri Gunawan dibekuk KPK di rumah Sjamsul Nursalim di Jl Hang Lekir, Jakarta Selatan. 

Dalam rekaman itu, Untung berusaha mengatur skenario agar Artalyta nantinya ditangkap aparat Kejaksaan saja, jangan sampai diciduk aparat KPK. Jika ditangkap Kejaksaan, tentu nasib Artalyta lebih baik.

Untung (U): Saya kira you di rumah saja. Nanti you ditangkep kejaksaan

Artalyta (A): Hah ?

U: Ditangkep oleh jekso. Mau diskenariokan gitu lho..

A: Hah? Kenapa-kenapa Mas?

U: Mau diskenariokan begitu. Namun, neng endi iki (di mana ini--red)?

A: Nggak, udah aman. Ini nomor lain. Aku di dalem rumah.

U: Nanti biar saja, kamu nanti yang ngambil kejaksaan

A: Ho oh

U: Si Urip (Jaksa Urip Tri Gunawan-red) dicekal KPK. Awakmu (Kamu) di kejaksaan.

Syukurlah, skenario ini tak menjadi nyata. Aparat kejaksaan kalah cepat bertindak dibanding aparat KPK. Artalyta pun ditangkap KPK menemani jaksa Urip. 

Untung dan Artalyta juga mengatur skenario lainnya, agar 'bos' mereka tetap aman. "Jadi bagaimana ini menyelamatkan itu semua, orang-orang kita ?" tanya Artalyta yang panik pada Untung.

"Jadi gimana ? Ini

kan

mesti ngamanin bos kita semua," tanya Artalyta lagi.

Artalyta juga sempat menelepon Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kemas Yahya Rahman, yang telah dicopot dari jabatannya dan kini dikandangkan sebagai staf ahli Jaksa Agung.

Berikut percakapan keduanya, sehari setelah Kejagung menghentikan penyidikan BLBI II dengan obligor Sjamsul Nursalim :

Artalyta (A): Ya, siap.

Kemas (K): Sudah dengar pernyataan saya ? Hehehe.

A: Good, very good.

K: Jadi tugas saya sudah selesai.

A: Siap, tinggal...

K: Sudah jelas itu gamblang. Tidak ada permasalahan lagi.

A: Bagus itu.

K: Tapi saya dicaci maki.

Dalam komunikasi Artalyta dengan kedua petinggi Kejagung itu, juga disebut-sebut nama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Wisnu Subroto.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menegaskan, berdasar rekaman itu sudah cukup bagi KPK untuk memeriksa Untung Udji maupun Kemas Yahya Rahman.

"Akrab banget, sama saja antara Untung (Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Untung Udji Santoso-red) dengan Artalyta. Artinya KPK juga periksa Kemas Yahya, itu jadi pintu masuk," ujar koordinator bidang hukum dan monitoring peradilan ICW Emerson Juntho.

Ayo KPK, kamu bisa !  We're aLL Indonesian people  behind your back !!

Rekaman Telepon Artalyta-Jamdatun

Artalyta : Ini Kan Mesti Ngamanin Bos Kita Semua

Beberapa jam setelah jaksa Urip Tri Gunawan tertangkap tangan menerima suap pada 2 Maret 2008, sang penyuap, Artalyta Suryani, langsung panik. Dia lalu menelepon Jamdatun Untung Udji Santoso, berkonsultasi cara mengelak sehingga mengamankan 'bos kita semua'.

Hal itu terungkap dalam rekaman telepon Artalyta saat menghubungi Untung, yang diputar ulang jaksa penuntut umum Sarjono Turin di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (11/6/2008).

Berikut dialog Artalyta-Untung:

Untung (U): Memang dikasih berapa duit?

Artalyta (A): 660 ribu dolar.

U: 4 M (miliar)?

A: 6 M (miliar).

U: Lailahailallah! 

A: Jadi bagaimana ini menyelamatkan itu semua, orang-orang kita ?

U: Nggak iso ngelak kalau 6 M. Gila.

A: Jadi gimana?

U: Tak pikir enam atus juto (enam ratus juta-Red) gitu.

A: nggak, itu banyak. Gimana ?

U: Itu untuk siapa?

A: Ah, ya udahlah. Sekarang kita jalan keluarnya gimana ?

U: Adu biyung gimana?

A: Heh.

U: Sek...sek (sebentar). Kalau kayak gitu, susah itu.

A: Aku kena lho, Mas, kayak gini.

U: Lha iya.

A: Aku bilang kan ajudanku.

U: Ajudan kok duite samono gede ne. Soko ngendi? Ngarang ae. Yo wes. (Ajudan kok uangnya begitu banyak. Dari mana? Ngarang aja. Ya sudah--red). Gimananya caranya hubungi Antasari.

A: Ya, coba Sampeyan telepon dulu.

U: Udah, mati teleponnya.

A: Mati? Dicari. Suruh nyari dong. Feri (note : Direktur Penuntutan KPK Feri Wibisono) suruh nyari. 

U: Feri juga nggak ngangkat.

A: Jadi gimana ? Ini kan mesti ngamanin bos kita semua.

U: (terdiam lama)

A: Aku jawabnya apa ya ? Sekarang anakku kan masuk lewat belakang. Dia pegang juga. Dia masuk (tiba-tiba terinterupsi, Artalyta seperti menyuruh seseorang di rumahnya melakukan sesuatu).

U: Usahakan cepat you keluar. Nyari Antasari deh.

A: Ya, di mana dia rumahnya ?

U: Di anu, di BSD. Waduh, tapi saya tidak tahu juga rumahnya. Tapi jangan, jangan ke rumahnya. Ketemu di mana, di hotel atau di mana gitu deh.

A: Ya, aku kan udah mau dibawa. Sampeyanlah yang kejar, yang nyari dia, Mas. Kan nggak kentara kalau sampeyan.

U: Ya, iya. Tapi teleponnya aku gak ngerti rumahnya (suara Untung terdengar gelagapan). Teleponnya gak diangkat, aku sudah minta Wisnu (Note : Jamintel Wisnu Subroto).

A: Sekarang susulin.

U: Tak telepon dulu.